Bertunas adalah tanda adanya kehidupan. Pohon yang hidup pasti akan mengeluarkan tunas pada waktunya. Walaupun tunas itu kecil dan lembut, itu bukti bahwa ada kehidupan yang bekerja dari dalam. Sebaliknya, pohon yang mati tidak akan pernah bertunas.
Demikian juga dalam kehidupan rohani. Pribadi yang selalu ingin belajar adalah seperti tunas yang terus bertumbuh. Kehidupan rohaninya nyata dan hidup. Salah satu tanda paling jelas dari pribadi yang sehat rohaninya adalah hati yang mau terus belajar.
Dalam perjalanan iman, tidak ada seorang pun yang sudah selesai. Tuhan terus membentuk kita sepanjang hidup. Pribadi yang selalu ingin belajar menyadari bahwa ia masih perlu membaca dan merenungkan firman Tuhan, masih perlu ditegur, dan masih perlu dibimbing. Ia tidak merasa paling benar atau paling rohani.
Orang yang mau terus belajar tidak cepat puas dengan apa yang sudah dicapai. Ia rindu mengenal Tuhan lebih dalam setiap hari. Ia ingin imannya bertumbuh, hidupnya semakin berkenan kepada Tuhan, dan menjadi berkat bagi orang lain.
Amsal 9:9 berkata, “Berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak.” Orang bijak bukan orang yang tahu segalanya, tetapi orang yang mau menerima nasihat. Ia tidak marah ketika ditegur, melainkan melihat teguran sebagai kesempatan untuk belajar, menjadi pribadi yang lebih baik, dan memberi pengaruh positif bagi orang lain.
Sikap mau belajar hanya bisa tumbuh dalam kerendahan hati. Tanpa hati yang rendah, kita sulit menerima arahan dari orang lain, bahkan bisa menjadi musuh bagi Allah. 1 Petrus 5:5 mengingatkan bahwa Allah mengasihani orang yang rendah hati. Hati yang rendah membuat kita mudah dibentuk Tuhan.
Seperti bayi yang selalu ingin susu (1 Petrus 2:2), pribadi yang bertunas tidak bosan belajar firman. Ia mau ikut persekutuan, mau dibimbing, dan tidak merasa dirinya sudah cukup dewasa.
Dengan demikian pribadi yang selalu ingin belajar adalah pribadi yang rendah hati, mau diajar, dan terbuka dibentuk Tuhan. Selama hati kita mau terus belajar, itu adalah tanda bahwa kehidupan rohani kita hidup dan terus bertumbuh.